BANDUNG BARAT — Fakultas Tarbiyah Institut Darul Falah (INDAF) Bandung Barat menyelenggarakan kegiatan Internalisasi Ketarbiyahan sebagai langkah strategis dalam membentuk insan akademik yang berilmu, berakhlak, dan berintegritas. Kegiatan yang diikuti oleh para dosen dan mahasiswa ini berfokus pada penanaman serta penguatan nilai-nilai pendidikan Islam di lingkungan kampus.
Penyelenggaraan acara ini didasari oleh komitmen Fakultas Tarbiyah bahwa proses pendidikan tidak sekadar berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan semata, melainkan harus dibersamai dengan pembentukan karakter dan integritas moral yang kuat.
Melalui program Internalisasi Ketarbiyahan, Fakultas Tarbiyah berupaya memperkuat pemahaman nilai-nilai pendidikan Islam sebagai landasan utama bagi calon pendidik. Diharapkan para mahasiswa tidak hanya tangguh secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kedewasaan sikap agar siap menghadapi serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Ilmu yang berlandaskan nilai akan melahirkan peradaban yang bermartabat,” demikian penegasan semangat yang diusung dalam kegiatan Internalisasi Ketarbiyahan ini.
Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta, diisi dengan penyampaian materi, diskusi interaktif, serta penguatan komitmen akademik yang berlandaskan pada prinsip-prinsip ketarbiyahan di Fakultas Tarbiyah Institut Darul Falah.
Penjelasan Relevan & Konteks Tambahan
Untuk memperkaya publikasi berita di website kampus atau media sosial, berikut adalah beberapa poin konteks dan penjelasan relevan mengenai konsep Internalisasi Ketarbiyahan:
1. Konsep “Ketarbiyahan” dalam Pendidikan Islam
-
Definisi Tarbiyah: Kata Tarbiyah dalam tradisi pendidikan Islam memiliki makna yang sangat luas, mencakup pengasuhan, bimbingan, pengembangan potensi, dan pemeliharaan fitrah manusia secara menyeluruh (ilmu, mental, dan spiritual).
-
Bukan Sekadar Pengajaran (Ta’lim): Jika ta’lim lebih berfokus pada transfer pengetahuan teknis/akademis, maka tarbiyah menekankan pada pembentukan kepribadian (charactor building), pengamalan ilmu, dan pembiasaan etika (adab).
2. Tujuan Utama Kegiatan Internalisasi
-
Penguatan Identitas Calon Pendidik: Mahasiswa Fakultas Tarbiyah diproyeksikan menjadi pendidik dan tenaga kependidikan Islam. Internalisasi ini memastikan bahwa sebelum mereka mengajar, mereka telah menghayati dan menjiwai etika ketarbiyahan.
-
Integrasi Keilmuan dan Akhlak: Menyelaraskan antara capaian kurikulum akademis dengan pembentukan karakter mahasiswa yang memiliki integritas, tanggung jawab sosial, dan berakar pada nilai-nilai keislaman.
-
Resiliensi dan Adaptabilitas: Membekali mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan era digital dan dinamika zaman tanpa kehilangan komitmen moral serta prinsip-prinsip dasar kependidikan Islam.