Bandung Barat — Dalam momentum bersejarah Satu Abad Nahdlatul Ulama (1926–2026), Pimpinan dan Civitas Akademika Institut Darul Falah (INDAF) Bandung Barat turut memperingati Hari Lahir ke-100 NU dengan mengusung tema nasional “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia”.
Tema tersebut merefleksikan peran strategis Nahdlatul Ulama dalam menjaga kemerdekaan Indonesia, memperkuat persatuan nasional, serta membangun tatanan peradaban yang berlandaskan nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.
Rektor Institut Darul Falah, Dr. Abdul Mun’im Amaly, M.Pd, menyampaikan bahwa tema Harlah ke-100 NU sejalan dengan visi INDAF sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen melahirkan generasi intelektual muslim yang berakhlak mulia, moderat, dan berwawasan kebangsaan.
“Semangat Mengawal Indonesia Merdeka dan Menuju Peradaban Mulia menjadi ruh perjuangan kami dalam dunia pendidikan. INDAF terus berupaya menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi dalam membangun peradaban bangsa,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik & Kemahasiswaan Dr. Fikri Rizkia Muhammad, M.Pd dan Wakil Rektor II Bidang Umum & Sumber Daya Dr. Komarudin, M.Pd menegaskan bahwa nilai perjuangan Nahdlatul Ulama menjadi pijakan utama dalam pengembangan tata kelola akademik, penguatan riset, serta pembentukan karakter mahasiswa di lingkungan INDAF.
Sebagai institusi pendidikan tinggi yang bernafaskan nilai Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah An-Nahdliyah, INDAF berkomitmen untuk terus bersinergi dengan semangat ke-NU-an dalam membangun sumber daya manusia unggul, memperkuat moderasi beragama, serta mengawal cita-cita Indonesia menuju peradaban yang adil, maju, dan bermartabat.
Momentum Harlah ke-100 NU ini diharapkan menjadi penguat semangat seluruh civitas akademika INDAF untuk terus berkontribusi aktif dalam dunia pendidikan, dakwah intelektual, serta pembangunan bangsa.